Jiwa Penuh Chenta

Monday, October 11, 2010

tragedi berdarah

membuak-buak rasanya darah mengalir...
sakitnya tak usah dicerita...
mata yang memandang mengundang cemburu..
hati kecil yang semakin terasa..

banyaknya nyawa kau ragut malam itu..
kalau aku ditempat mereka..
sungguh!!!!
aku belum bersedia untuk tinggalkan indahnya dunia ciptaanMU...

janji tetap janji...
kun fayakun..
jadi, maka jadilah!!!

saat itu aku terfikir
hinanya aku menjadi hambaMU selama 
aku hidup 24tahun...

sia-sia adalah amalan aku..
sungguh aku gerun mengenang 
dimana aku pada pandanganMU..
 
satu persatu siap selamba dibongkar,diselongkar
sampai terkulai yang dusta,
sampai tersembur yang benar,
siapkah aku dengan kebenaranMU...

al-fatihah buat mangsa tragedi 10.10.10


2 comments:

khay_sengal said...

sguh mnyetuh prasaan~
kikikih~

Illyani Ismail said...

khay, wahahah
skondeng je.... huh!!!

makasih der